Senin, 24 November 2008

Mama Lauren Ramal Penjualan Mobil Naik Lagi


JAKARTA,  Kabar gembira bagi pelaku bisnis kendaraan bermotor di Indonesia. Setelah menikmati pertumbuhan penjualan kendaraan yang sangat berarti pada tahun ini (semester I), menurut seorang Cenayang terkenal Indonesia, Mama Lauren, tahun depan angka penjualan mobil akan naik. Hal itu diungkapnya dalam acara “Customer Gathering” yang diadakan Isuzu di hotel Gran Melia, Jakarta semalam (4/8).

"Aneh juga, bahan bakar naik, namun permintaan terhadap kendaraan bermotor terus meningkat. Penjualan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Menurut saya, tahun depan, penjualan mobil naik lagi," ungkapnya.

Ditambahkan, kenaikkan penjualan mobil tahun depan dipengaruhi oleh sektor pertumbuhan di bidang lain. Sementara pihak Gaikindo memperkirakan tahun ini angka penjualan mobil sekitar 520.000 unit.

"Pertambangan, pertanian dan perkebunan merupakan sektor yang terus mengalami pertumbuhan positif. Bisnis di sektor ini jelas membutuhkan kendaraan," tegas Mama tanpa merinci angka-angka pasti. Dalam jangka panjang, lanjutnya, bisnis pertanian seperti kelapa sawit akan mengalami pertumbuhan lebih baik. "Kalau pertumbuhan bisnis pertanian baik, daya atau minat beli masyarakat akan kendaraan bermotor juga makin tinggi," lanjutnya.

Berarti, ATPM di Indonesia bersiap-siap menghadapi "boom" dan pesta lagi!

sumber : kompas

Read More..

Toyota Double Cabin Hadir Akhir Tahun



Selasa, 26/8/2008 | 17:34 WIB

JAKARTA, SELASA - Ketika pasar mobil di Indonesia lagi tren dengan kendaraan pick up double cabin sekitar dua tahun lalu, Toyota bukannya tidak tertarik.PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai agen pemegang merek Toyota ikut bermain dengan menyodorkan Hi Lux, pick up single cabin sebagai produk sampingan yang hanya untuk memenuhi kebutuhan pertanian dan pertambangan.

"Kita bukannya tidak tertarik, hanya Toyota double cabin menggunakan teknologi common-rail," jelas Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT TAM. Kala itu, pihaknya berantem terus dengan Toyota Jepang.

Pasalnya, kendaraan double cabin Toyota menggunakan Pertadex. Bahan bakar jenis solar yang memiliki kadar sulfurnya rendah dan nilai cetan tinggi. Kendalanya, tidak banyak pompa bensin menjual Pertadex. Malah, dari enam station yang ada di Jakarta dan Bandung, konon katanya tersisa satu, itu pun di Bandung. Harga per-liternya lebih mahan dari Pertamax plus.

Kalau pun toyota double cabin jadi masuk, ia harus memakai Pertadex. Bahan bakar jenis solar dengan kadar sulfurnya rendah dan nilai cetan tinggi. Kendalanya, tidak banyak SPBU menyediakan Pertadex. Bahkan harganya lebih mahal dari Pertamax Plus. 

Itu cerita dulu, sekarang apakah Toyota masih berminat masukkan double cabin? "Ada rencana, diperkirakan akhir tahun ini," bocor Johnny.

sumber : kompas
Read More..

Toyota Luncurkan Venza



Kamis, 13/11/2008 | 17:14 WIB

AMERIKA, KAMIS - Upaya Toyota mendongkrak penjualan yang mulai bulan lalu sampai sekarang terus merosot akibat diterjang krisis finansial sudah dilakukan. Di antaranya dengan menjual Toyota Corolla murah. Kini, Toyota Motor Sales Amerika (TMSA) menggelindingkan station wagon Venza dari pabriknya di Kentucky. Langkah ini untuk mendorong pasar yang lagi lesu.

TMSA akan melansir 5 model dengan banderol mulai dari Rp 285 juta (US$ 25.000 dengan kurs Rp 11.940) untuk model gerak roda depan dengan mesin V-4 hingga seharga Rp 350 juta bermesin V-6 berpenggerak All Wheel Drive (AWD). 

Menariknya, seperti Venza V4 mempunyai konsumsi bahan bakar 11,2 liter untuk jarak tempuh 100 km di dalam kota(21 miles per gallon), sedang yang V-6 1:8,1 liter di jalan bebas hambatan.

Sesuai dengan rencana, Venza V-6 mulai dikirim ke dealer-dealer awal Desember ini. "Januari tahun depan, produksi dan penjualan sudah berikut kedua modelnya," bilang sumber Toyota.

Di pangsa pasar kelas kendaraan kecil, Toyota meraih sukses denngan sedan subcompact Yaris. Sementara pesaingnya, Honda Motor Co juga menanggok sukses di kelas kendaraan kecil melalui Fit (di Indonesia Jazz) mengalami kenaikkan sampai 33 persen khusus Oktober lalu. 

Venza yang memakai platform Camry ini memang dijual secara eksklusif untuk Amerika Utara. Sebagai pabrikan mobil dengan penjualan terbesar, Toyota kini mengalami kesulitan di negeri Paman Sam. Bayangkan, Oktober lalu penjualan mereka sampai anjlok 23 persen. Makanya, melalui Venza coba menutupi kekurangan itu.

sumber : kompas

Read More..

Toyota Yaris Masuk SMU di DKI dengan Groovy Haiskulizm Tour


Minggu, 23 November 2008 | 10:41 WIB

JAKARTA, MINGGU – Toyota Yaris menghebohkan dan membakar semangat muda para pelajar di beberapa SMU di DKI melalui acara Groovy Haiskulizm Tour 2008 (GHT 2008) yang bekerjasama dengan Majalah Hai dan Sony Ericcson. Setiap minggu, mulai 20 November sampai 15 Desember 2008 GHT 2008 akan mampir ke SMU membawa sejumlah paket hiburan dan ajang "show time".

Bentuk permainan di antaranya adu bakat kreativitas, performance artis serta “Battle Ekskul” untuk mendapatkan yang terbaik. Selain itu, GHT bakal menampilkan idola-idola anak muda dan guest star seperti Alexa, Twentifirst Sight, Sindentosca dan Cliff.

Pada pelaksanaan pertama di SMU 6 Bulungan, (20 November 2008), ekstrakulikuler yang dipertandingkan dalam “Battle Ekskul” adalah Marching Band, Modern Dance dan Tari Shaman. Dari tiga jenis ini paling memukau marching band SMU 6.

Puncak acara GHT adalah Smart Driving Session. Siswa diajarkan bagaimana mengemudi yang baik, aman dan mengemudi mobil lebih hemat BBM.”Gokil...kereennn..abiiisss...., gue bener-bener bisa SHOW TIME disini, Smart Driving sessionnya juga keren, bikin gw sadar nggak kebut-kebutan lagi di jalan, safety first Boz, sing waras sing ngalah..hehehe...”, celoteh Jay salah satu siswa SMU 6.

Manager Marketing Communication PT Toyota-Astra Motor, Achmad Rizal mengatakan bahwa acara Groovy Haiskulizm Tour 2008 sesuai dengan jiwa dari Toyota Yaris yang muda dan bersemangat. ”Yaris sebagai mobil yang cocok untuk anak muda akan terus mendukung acara-acara anak muda yang penuh kreatifitas, positif dan semangat. Jadi, pesan kami untuk anak-anak muda di Jakarta cuma satu, It’s SHOW TIME”.

sumber : kompas

Read More..

Pilihan Pas, Diesel atau Bensin




JAKARTA,   Di saat harga bahan bakar makin mahal, produsen kendaraan berlomba menggoda konsumen dengan menyatakan produk merekalah yang paling pas dipakai saat ini. Untuk kendaraan yang menggunakan mesin bensin, produsen menawarkan mobil kecil atau city car.

Produsen kendaraan bermesin diesel, juga tak mau kalah. Mereka mengklaim, kendaraan merekalah yang paling ekonomis . Alasannya, selain harga solar lebih murah dari premium, kerja mesin diesel lebih efisien.

Nah, bagi Anda yang sudah bersiap-siap hendak membeli mobil, mana yang akan dipilih dari kedua jenis mesin tersebut?
 
Prioritas
Sebelum memutuskan untuk membeli, tentukan prioritas keinginan dan kebutuhan Anda. Pasalnya, setiap mesin punya kelebihan dan kekurangannya. Anda tidak akan bisa memperoleh kombinasi terbaik dari kedua mesin pada satu kendaraan.

Kalau hanya untuk operasional usaha atau kerja dan tak begitu mementingkan kenyamanan, gengsi dan penampilan, pilihan paling pas adalah kendaraan bermesin diesel. Keuntungan yang diperoleh biaya operasional lebih murah

Tetapi kalau ingin kenyamanan, gaya, gengsi dan suka melaju dengan cepat, pilihannya adalah kendaraan bermesin bensin. Kompensasinya, biaya operasional atau beli bensin, lebih besar dari diesel.

Pilihan terhadap kendaraan bermesin diesel di Indonesia sangat terbatas. Untuk kendaraan kecil seperti city car, belum ada produsen di tanah air yang berani memasarkannya. Padahal di Eropa, mesin diesel mutakhir, selain irit, performanya hampir mendekati mesin bensin.

Hal itu disebabkan, harga mesin diesel mutakhir ini mahal. Di samping itu, bahan bakar yang digunakan juga butuh yang berkualitas tinggi, yaitu Pertadex yang harganya juga mahal, sama dengan Pertamax Plus atau Bensin Super.

Saat ini, untuk kendaraan penumpang, mesin diesel yang digunakan kapasitas terkecilnya 2.500 cc. Teknologinya pun relatif sudah ketinggalan. Berikutnya nilai plus dan minus masing-masing mesin terhadap kompetitornya. Kalau sudah begini, tidak menentukan prioritas
Read More..

Premium Turun jadi Rp 5.500


Kamis, 6/11/2008 | 18:38 WIB

JAKARTA, KAMIS - Pemerintah memutuskan penurunan harga bahan bakar minyak bersubsidi, Kamis (6/11) untuk jenis premium sebesar Rp 500 per liter dari sebelumnya Rp 6.000. "Keputusan berlaku per 1 Desember 2008," ujar Menteri Keuanngan Sri Mulyani dalam jumpa pers di kantor presiden.


Kadin yang ikut hadir di kantor presiden, mengusulkan penurunannya lebih dari Rp 500. "Dulu saya minta diturunkan Rp 1.000, tetapi sepertinya tidak diterima," jelas MS Hidayat, ketua Kadin di kantor presiden (6/11).

Sementara seperti dikutif kantor berita Antara, Dirjen Migas Departemen ESDM, Evita Legowo mengatakan, penurunan premium bersubsidi per 1 Desember 2008 disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. "Anggaran yang tersisa tahun ini hanya cukup menurunkan harga premium mulai 1 Desember 2008," katanya di Jakarta, Kamis.

Menurut Evita, harga BBM bersubsidi akan dilakukan penyesuaian setiap bulan sekali mengikuti harga minyak dunia. Realisasi anggaran subsidi tahun 2008 sampai Oktober, kata Evita sebelumnya sudah mencapai Rp 130 triliun atau melampaui pagu APBN Perubahan sebesar Rp 126 triliun.

Subsidi BBM akan bertambah sekitar Rp 3 triliun jika harga BBM bersubsidi diturunkan antara Rp500-Rp800 per liter pada tahun ini.

sumber : kompas
Read More..

Tepat Pukul 00.00 Harga Pertamax Rp6.800


Jumat, 14/11/2008 | 22:11 WIB

JAKARTA, JUMAT - Terhitung mulai pukul 00.00 WIB tanggal 15 November 2008, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga pertamax kembali. Bila sebelumnya Rp 7.000 yang berlaku sejak 1 Nopember 2008 akan menjadi Rp6.800 per liter.Siaran pers Pertamina di Jakarta, Jumat (14/11) menyebutkan, harga baru tersebut berlaku di wilayah Jakarta, Banten, dan Jabar. 

Harga pertamax di daerah lain bervariasi antara Rp6.900-Rp8.200 per liter. Penurunan harga ini dikarenakan harga premium yang tercatat di pasar Singapura mengalami penurunan sebesar 22 persen dan nilai tukar rupiah melemah 15 persen.

Sebelumnya, mulai 1 November, Pertamina menurunkan harga pertamax dari Rp7.950 per liter yang berlaku sejak 15 Oktober 2008 menjadi Rp7.000 per liter. Sedang, harga pertamax plus di wilayah Jakarta, Banten, dan Jabar per 15 November juga turun Rp200 per liter menjadi Rp7.100 dari sebelumnya Rp7.300 per liter. 

Harga per 1 November adalah Rp8.300 per liter. Harga pertamax plus di wilayah lainnya per 15 November antara Rp6.800-Rp7.300 per liter.
sumber : Kompas

Read More..

Followers

 

INFORMASI TOYOTA. Copyright 2008 All Rights Reserved Rudy Sunaryo